Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

About Us

profile-peugeot-refiauto.comRefi Auto

Banyak yang enggan untuk menggeluti bisnis jual-beli mobil second (used car) khusus pabrikan asal Eropa, apalagi kalau bicara menjual hanya khusus satu merek saja. Padahal peluangnya masih sangat besar dan menjanjikan, karena selain harganya yang masih terjangkau, perawatannya pun sangat mudah untuk dipelajari.

Sebut saja Refi C. Tolani, pemilik bengkel dan showroom Refi Auto yang mengkhususkan dirinya berdagang mobil bekas merek Peugeot. Selama enam (6) tahun pria ini menggeluti bisnis jual-beli mobil Peugeot di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk. Kini ia sudah bisa menikmati hasilnya dengan menjadi salah satu specialized Peugeot terkenal di wilayah Indonesia. ”Memang dari dulu saya hobby dengan yang namanya mobil Peugeot, dan saya mengambil peluang specialized sebagai potensi bisnis tidak ada mobil lain terkecuali Peugeot,” ungkap Refi saat disambangi di showroomnya.

Naluri bisnis pria yang pernah menjabat sebagai Manager salah satu Hotel Bintang Lima (5) di Jakarta ini benar-benar sangat terasah. Dengan memilih mengambil posisi specialized Peugeot, peluangnya untuk menguasai pasar mobil second merek Peugeot betul-betul terbuka lebar, apalagi pesaingnya di segmen ini sangat langka, bahkan mungkin menjadi satu-satunya di Indonesia.

Hasilnya kini ia telah memiliki sebuah showroom khusus mobil Peugeot bekas lengkap dengan bengkelnya yang juga sudah berdiri sendiri. Refi juga tahu betul bagaimana cara menangani konsumen sehingga pelanggannya selalu merasa puas, karena pria yang diam-diam pernah menimba ilmu di sekolah perhotelan Swiss ini sangat menguasai ilmu Customer Service Management disamping juga kualitas pelayanan yang selalu terjaga. ”Saya mengembangkan bisnis ini awalnya hanya dari lima (5) unit Peugeot dan pada saat itu masih menyatu dengan bengkel,” jelasnya. ”Kini showroom saya ini sudah dapat menampung sekitar dua puluh lima (25) unit dan pembeli saya rata-rata melakukan repeat order serta saling back-up dengan ATPM,” lanjut pria penggemar mobil sedan full electric ini.

Dalam proses membangun bisnisnya tak pernah sedikitpun Refi mencoba untuk menjual mobil second bermerek lain, hal ini yang menjadikan konsep usahanya begitu kuat sampai saat ini. Berkat kecintaan dan minat yang besar terhadap Peugeot, kini Refi juga memiliki cara pandang yang berbeda dalam menjalankan bisnisnya. Ia termasuk orang yang sangat hati-hati dan tetap berpegang pada pemikiran dan feeling-nya. ”Kunci berbisnis di mobil harus pintar menilai mobil, betul!. Tapi bukan sekadar itu saja, melihat mobil bagus apa nggak juga harus dari kaca mata feeling dan insting,” paparnya.

Kepuasan pelanggannya menjadi harga mati. ”Semua mobil yang keluar dari Refi Auto dipastikan sudah benar-benar siap pakai, karena sebelum dilepas kepada pelanggannya semua kondisi kendaraan di cek secara teliti, full service mulai dari service history-nya, pin code, timing belt, kaki-kakinya, sampai oli-nya,” paparnya. Ia juga selalu membuka komunikasi dengan pelanggan-pelanggan lamanya dalam hal teknis penanganan dan perawatan Peugeot.

”Bagi yang ingin melakukan service di bengkel Refi Auto akan mendapatkan keuntungan berupa jaminan penangan service terbaik dari mekanik-mekanik yang berpengalaman menangani Peugeot, dilengkapi dengan PPS (Peugeot Planet System), computer system untuk membaca kerusakan-kerusakan dan analisa secara lebih akurat serta detail, dan juga potongan harga yang lumayan,” tutur Refi menutup wawancara. (Oleh:Ade – Majalah Mobil Laku Edisi 21/V Maret 2011).